Tulisan ini akan diawali dengan sebuah pertanyaan sederhana : seberapa sering kita mengeluh? Jujur, saya sangat sering mengeluh dengan apa yang terjadi dengan hidup saya.
Setiap dibebani tugas kuliah, saya selalu mengeluh. Meskipun seharusnya saya bersyukur karena saya masih bisa kuliah. Di salah satu universitas terbaik di negeri ini pula. Dan ditambah dengan jurusan bergengsi. Jutaan orang di luar sana bahkan tidak bisa menikmati pendidikan seperti saya.
Setiap malam minggu, saya mengeluh karena saya berstatus single. Meskipun seharusnya saya bersyukur masih dikelilingi orang – orang yang mencintai saya. Saya masih punya keluarga. Sementara banyak anak di luar sana yang hidup sebatang kara dan berusaha mengais kebahagiaan yang tersisa dalam hidup mereka.
Setiap waktu makan, saya mengeluh melihat menu makanan yang terkadang tidak sesuai selera. Meskipun makanan yang tersedia sebetulnya sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan gizi saya. Sementara jutaan orang di luar sana bahkan berhari – hari tidak menikmati makanan dan jutaan lain terpaksa makan seadanya yang tidak mengindahkan lagi aspek nutrisi di dalam makanan.
Jadi, pantaskah kita mengeluh? Ya, sebagai manusia kita pantas berkeluh kesah. Tapi harus segera diimbangi dengan rasa syukur. Dengan begitu kehidupan kita menjadi lebih berarti. Sesekali, berbagilah dengan mereka yang membutuhkan, mereka yang memiliki kehidupan di luar kehidupan yang kita jalani sehari – hari

Tinggalkan komentar
Pengumpan komentar untuk artikel ini