Selama ini aku diajarkan untuk selalu mencintai Allah melebihi apapun di dunia ini. Alasan sederhana di balik semua itu adalah karena Allah tidak akan pernah meninggalkan kita selama kita dekat dengan-Nya. Meskipun Ia tak tampak oleh mata lahir kita, namun mata hati ini senantiasa mampu merasakan kehadiran-Nya. Dan untuk semua itu, aku diajarkan untuk mencintai seseorang karena Allah. Aku belajar untuk mencintai seorang pria karena keimanan dan ketakwaannya. Begitulah definisiku tentang mencintai seseorang karena Allah. Namun perlahan definisi itu berubah setelah aku bertemu dan jatuh cinta dengannya…
Selama ini aku selalu memohon pada Allah agar aku bisa mencintai seseorang karena-Nya. Sesuatu yang selama ini aku artikan sebagai mencintai orang itu karena keimanan dan ketakwaannya. Tapi yang terjadi berbeda. Aku justru jatuh cinta pada seseorang yang tidak beriman dan bertakwa kepada-Nya. Aku berpikir bahwa perasaan itu adalah cinta terlarang. Dan aku sempat marah pada Allah, kenapa Allah tidak mau mengabulkan doaku. Aku pun berusaha untuk melupakannya dari hatiku. Aku berusaha untuk mencari hal – hal buruk tentangnya, sehingga aku tak lagi terjebak dalam perasaan ini. Sayang, semakin aku berusaha aku justru semakin jauh terjebak di dalam perasaan yang aku anggap terlarang itu.
Hingga akhirnya aku menyadari bahwa imanku justru semakin bertambah ketika aku mulai jatuh cinta padanya. Hampir setiap malam aku mendekatkan diri pada-Nya, mengeluh kenapa aku bisa jatuh cinta pada orang itu dan kenapa aku begitu sulit menghilangkannya dari hatiku. Sampai akhirnya aku menyimpulkan bahwa ini adalah bentuk lain dari mencintai seseorang karena Allah. Mencintai seseorang karena Allah adalah ketika cinta itu mampu mendekatkan kita kepada Allah. Kini aku menyadari itu, aku merasakan kedekatan yang lebih setelah mengenalnya. Aku menjadi lebih dekat dengan Allah, justru karena orang yang tidak percaya akan rahmat-Nya…
Kini aku berdoa semoga Allah memberikan hidayah pada pria itu. Aku percaya apabila memang dia adalah salah satu jalanku untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah, maka Allah akan memberikan jalan keluar untuk itu. Dan jika Allah mampu mengatur alam semesta, maka Ia juga akan mampu membalikan hati orang – orang yang dikehendaki-Nya
*Anonim*



